Mengapa Menulis Untuk Internasionalis?

Kita tidak tinggal di negara tertutup. Indonesia adalah bagian dari masyarakat internasional. Globalisasi bahkan telah mengaburkan batas-batas negara. Apa yang terjadi di negara lain, dapat berdampak kepada Indonesia, baik secara langsung maupun berperantara. Untuk itu, sudah menjadi suatu keharusan, untuk lebih menyadari apa yang sedang terjadi, apa yang patut diperbincangkan, dan apa yang penting diketahui dari persoalan dunia hari ini. Beberapa isu sangat viral, diketahui khalayak, tetapi yang lainnya, terbenam, dan termarjinalkan.

Darimana umumnya persoalan dunia tersebut diperbincangkan? Secara umum, pilihannya ada dua: media dan publikasi ilmiah. Setiap hari, media daring dan luring meliput kejadian dari seluruh dunia. Secara rutin, para sarjana dari berbagai disiplin ilmu mempublikasikan karya ilmiah mereka untuk menjelaskan apa yang menjadi masalah umat manusia. Internasionalis bukan keduanya, tetapi hadir untuk mengisi jurang yang ada di antaranya.

Internasionalis mengamati persoalan dunia, baik yang terliput maupun terabaikan oleh media. Namun, Internasionalis tidak bermaksud menyebar berita, melainkan menafsirkannya sesuai dengan pendekatan-pendekatan ilmiah yang sudah diakui dalam disiplin ilmu, terutama hubungan internasional, agar memahami apa yang sebenarnya terjadi. Luarannya adalah esai-esai yang patut disimak, disajikan dalam bahasa populer, dengan substansi ilmiah.

Siapa yang Kami Harapkan untuk Menulis?

Syarat utamanya adalah memiliki ketertarikan dengan persoalan dunia. Syarat kedua, punya keinginan kuat, untuk menjelaskan dan berbagi kepada pembaca umum. Syarat ketiga, memiliki niat untuk membuat dunia lebih baik.

Soal profesi penulis, Internasionalis terbuka untuk berbagai kalangan: akademisi, politisi, jurnalis, mahasiswa, aktivis, ulama atau rohaniwan, prajurit, seniman, atau siapapun yang memiliki ketiga syarat di atas.

Bagaimana Standar Tulisan yang Dapat Diterbitkan?

Kriteria tulisan yang dapat dimuat di Internasionalis, di antaranya sebagai berikut:

  • Tema yang menarik, tetapi fokus. Menulis persoalan dunia hampir tidak terbatas. Setiap negara hadir dengan persoalannya yang unik. Setiap etnis punya problema tersendiri. Bahkan, antara satu kelompok non-negara dengan yang lainnya sangat berbeda. Anda punya pilihan untuk menulis banyak hal, tetapi fokuslah. Kami tidak dapat menerbitkan tema yang terlalu lebar, seperti: “politik luar negeri Amerika Serikat” atau “diplomasi China”. Tetapi tulislah sesuatu yang lebih spesifik seperti “kebijakan luar negeri Donald Trump terhadap Israel”.
  • Presentasi yang tidak kaku. Input Internasionalis adalah ilmiah, tetapi luarannya adalah sebuah bacaan yang dapat dinikmati oleh umum atau sebutlah “ilmiah-populer“. Tulislah sesuatu yang mengalir, dengan bahasa yang enak dibaca.
  • Struktur paragraf yang baik. Internasionalis menyukai paragraf yang koheren. Pastikan tulisan Anda memiliki pernyataan tesis di awal. Kemudian diikuti oleh argumen yang kuat, dan diperkuat oleh data atau contoh. Rumus ini dapat dipakai: T + A1, A2, . . . An + C/D, yang mana: T: tesis, A: argumen, C: contoh, dan D: data. Namun, tentu, Anda tidak harus menuliskan setiap paragraf dengan struktur demikian.
  • Hindari common sense, jargon, dan bahasa akademis yang njelimet. Internasionalis tidak dapat menerbitkan tulisan yang bersifat common sense atau dipenuhi jargon atau slogan, seperti “Wahai Bangsaku, majulah!” atau ujaran seperti “Ayo! Ganyang kelompok X”. Selain karena kalimat seperti itu bernada provokatif, sebetulnya juga tidak baik untuk akal sehat. Namun, Internasionalis juga tidak menginginkan bahasa-bahasa akademis yang ribet. Konsep atau teori, apabila harus dijelaskan, cukup dibahasakan dalam satu atau dua kalimat saja, sesederhana yang dapat dimengerti pembaca umum.
  • Isi yang dapat dipertanggung jawabkan. Meskipun esai-esai di Internasionalis tidak memerlukan footnote, end note, body note, maupun bibliography, akan tetapi apabila Anda ingin memperkuat argumen anda dengan data atau sesuatu yang perlu dikutip, cukup tuliskan dengan gaya ilmiah-populer, misalnya: Adam Smith telah menjelaskan dalam Wealth of Nations bahwa . . .
  • Bukan plagiat. Internasionalis hanya menerima tulisan asli, bukan plagiasi.
  • Tidak mengandung ujaran kebencian. Internasionalis tidak dapat menerbitkan tulisan yang memiliki kecenderungan memprovokasi, terlalu bias, atau mengandung ujaran kebencian terhadap suku, agama, ras, dan antar golongan.

Rubrik apa yang Menerima Tulisan?

Rubrik utama Internasionalis adalah Mondial. Anda dapat menyumbang tulisan untuk rubrik tersebut, dengan ketentuan panjang tulisan sekitar 750 hingga 1200 kata.

Kemana Tulisan Dikirimkan?

Silakan kirimkan tulisan Anda ke surel kami, [internasionalisgroup@gmail.com] dengan subjek MONDIAL – JUDUL TULISAN. Sertakan nama lengkap Anda tanpa gelar, berikut foto non-formal dengan citra wajah yang jelas, dan dua hingga tiga kalimat yang menggambarkan diri Anda.

Apakah Internasionalis Menyediakan Honor untuk Tulisan yang Diterbitkan?

Internasionalis masih merintis dengan dana yang sangat terbatas. Kerja kami diprioritaskan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Dengan berat hati kami sampaikan bahwa saat ini kami belum menyediakan honor untuk tulisan yang diterbitkan. Namun, untuk kontributor yang kami anggap berdedikasi untuk kerja seperti ini, akan kami berikan sertifikat penghargaan sebagai ucapan terimakasih kami.

Milea, tulisanmu bagus, tapi aku belum mampu bayar. Enggak tahu kalau nanti, tunggu aja.

DOLON