Diplomasi Tertua dari Sumer

Irak termasuk tempat yang paling tidak aman di muka bumi. Berbagai konflik seolah tidak pernah berhenti sejak invasi koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) pada 2003 yang berhasil menjatuhkan Saddam Hussein. Namun, 5000 tahun silam, Irak adalah tempat lahirnya peradaban. Sumer, kawasan selatan Irak, tidak hanya mewariskan bentuk tulisan paling awal (cuneiform), tetapi juga praktik diplomasi tertua yang dapat dilacak.

Bersama dengan Suriah, kawasan Irak dulunya dikenal dengan sebutan Mesopotamia. Kawasan ini secara sederhana dapat dibagi menjadi tiga: Sumer di selatan, Akkad di tengah, dan kota-kota Suriah di utara. Sejak 3000 SM, Sumer dapat dikatakan yang paling maju di antara lainnya. Berbagai macam kota tumbuh seperti: Kish, Lagash, Ur, Uruk, Eridu, dan Nippur. Namun, kota-kota itu bersifat independen. Tak jarang mereka berkonflik satu sama lain, tetapi juga sering bernegosiasi dan membangun hubungan diplomatik.

Misalnya, ada inskripsi dari masa 2300an hingga 2200an SM di Sumer bahwa dua kerajaan yang bertetangga telah memiliki ‘kesepakatan persaudaraan’. Pernyataan serupa pada masa yang relatif sama juga dijalin di antara Ebla, sebuah negara di bagian utara, dengan tetangganya, Hamazi.

Hubungan diplomatik di masa itu dicirikan oleh hal berikut: konsep ‘persaudaraan’ (fraternity) di antara aliansi; saling membantu ketika terjadi konflik; regulasi terkait masalah pelarian dan pencari suaka; ketentuan siapa kawan dan lawan; sumpah berisi kutukan bagi yang berkhianat; pengiriman dan penerimaan duta; pertukaran hadiah; dan ikatan perkawinan. Dengan serangkaian kesepakatan internasional dan hubungan diplomatik semacam itu, kira-kira selama satu abad, negara-negara di Sumer dan sekitarnya hidup relatif damai, sebelum kawasan itu ditaklukan oleh Sargon dari Akkad pada tahun 2334 SM.

Kekuasaan Akkad yang berlangsung hampir dua abad lamanya, menimbulkan fragmentasi politik di kawasan Sumer.

Beritahu Temanmu

InternasionalisGroup

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top