Ruang Lingkup Perbandingan Pemerintahan

Ruang Lingkup Perbandingan Pemerintahan

Penulis: Naldo Helmys*

Setiap negara memiliki kepala pemerintahan. Di Indonesia, kepala pemerintahan dijabat oleh seorang presiden. Di negara lain, kekuasaan ini bisa dipegang oleh seorang perdana menteri seperti di Malaysia atau kanselir di Jerman. Bentuknya boleh berbeda-beda, tetapi, intinya, pemerintahan di dalam sebuah negara mengurus berbagai urusan negara dan masyarakat. Pemerintahan menentukan bagaimana sebuah negara dijalankan. Oleh karena bentuknya yang sangat beragam, timbulah dorongan untuk mempelajari berbagai pemerintahan di dunia ini lewat studi perbandingan pemerintahan. Tulisan ini akan membahas apa itu pemerintahan, perbandingan pemerintahan, dan ruang lingkup perbandingan pemerintahan.

Read More

Yang Berpulang

Habibie wafat
Penulis: Naldo Helmys

Kematian adalah kiamat kecil. Ada kebahagiaan yang tercerabut. Sakit dan pilu. Terutama jika yang berpulang itu adalah kekasih. Habibie, eyang biasanya dia dipanggil oleh generasi milenial, tak lain adalah kekasih bangsa ini, yang kecintaannya terhadap bangsa dan negara ini tidak perlu dipertanyakan. Dia kembali ke hadirat sang Pencipta, dan bangsa pun berduka.

Semua tahu, Habibie adalah personifikasi dari kejeniusan. Sumbangsihnya dalam kemajuan ilmu pengetahuan, terutama aviasi, tak hanya melambungkan namanya sebagai ilmuan kelas dunia, tetapi juga sang nasionalis. Baginya, Indonesia mesti punya industri pesawat terbang sendiri, yang dapat menyatukan suku bangsa di tanah air yang dipisahkan oleh ribuan pulau. Tapi penemu teori retakan pada pesawat itu telah dikebumikan.

Read More

Going off Semi Periphery Boundary: Tribute to Immanuel Wallerstein

Author: Naldo Helmys

Immanuel Wallerstein, an 89-year-old International Relations theorist, has just breathed his last on Saturday (8/31). His work, The Modern World System which was published in 1974, is honoured as one of the important canons conveying discrepancy among nations under the world capitalist system in particular. Semi periphery, his coined term, interestingly refers to middle caste states that their development is differentiated between the wealthy core and the impoverished periphery.

Read More

Sains yang Sakral

Penulis: Naldo Helmys

Sains modern identik dengan penalaran. Prosesnya melibatkan akal. Bahannya adalah bukti empiris, dapat terinderai. Buahnya adalah pengetahuan yang rasional. Sementara rasanya adalah sekuler. Meski penggambaran itu tak disepakati semua pihak, tapi itulah kira-kira pandangan sepintas Seyyed Hossein Nasr terhadap sains modern, yang menurutnya telah mengalami desakralisasi atau pengikisan dimensi batiniah. Sepanjang karirnya sebagai intelektual sekaligus sufi, Nasr menawarkan kepada dunia sacred science (sains yang sakral).

Nasr terbilang sufi Muslim kontemporer terkemuka. Dia lahir pada tahun 1933 di Tehran, hanya delapan tahun setelah Reza Shah mendirikan Dinasti Pahlavi, dinasti yang mengubah Iran menjadi negara modern. Modernitas adalah ciri khas masyarakat saat itu. Namun, keluarga Nasr dipandang tradisionalis. Ada kultur Persia dan Islam yang kental yang mereka pertahankan. Tak kurang itu berkat didikan sang ayah, Seyyed Valiallah (lahir 1871) yang juga seorang sufi tradisionalis.

Read More

Beberapa Pandangan Terhadap Globalisasi

Globalisasi, perang dagang China Amerika
Penulis: Naldo Helmys*

Kata “globalisasi” tentu tak lagi asing bagi banyak orang. Saat ini, globalisasi telah menjadi fenomena atau realitas yang tidak bisa ditampikan. Sehari-hari, kita menempati ruang global, sadar atau tidak. Berbekal smartphone dan koneksi internet semata, berbagai aktivitas lintas batas negara dapat dilakukan, literally dalam genggaman tangan. Komunikasi lewat video call, intip keseharian selebritis luar negri lewat media sosial, kuliah online gratis lewat e-learning, tonton pertandingan sepakbola Eropa secara live streaming, atau belanja daring (online) lewat e-commerce, hanyalah sebagian kecil tren dunia global. Lalu, seberapa jauh globalisasi dipahami? Tulisan ini menghadirkan beberapa pandangan terhadap globalisasi, terutama dalam konteks Hubungan Internasional.

Read More